Mengenal TARGENA 228 SC | Fungisida Multisite untuk Tanaman Padi, Jeruk, Tomat, Cabai, dan Hortikultura Lainnya
Daftar Isi :
BAHAN AKTIF TARGENA 228 SC
FRAC-M03 (Zink Tiazol 228 g/l)
MANFAAT TARGENA 228 SC
Membantu mengendalikan serangan penyakit / jamur pada tanaman.Penyakit Sasaran:
Kanker jeruk, hawar daun bakteri, bercak daun bakteri, dan busuk buah bakteri.
Tanaman Sasaran:
Jeruk, padi, tomat, cabai, kentang, mentimun, melon, dan semangka.
Kanker jeruk, hawar daun bakteri, bercak daun bakteri, dan busuk buah bakteri.
Tanaman Sasaran:
Jeruk, padi, tomat, cabai, kentang, mentimun, melon, dan semangka.
Zink Tiazol bukan pupuk mikronutrien, tetapi fungisida yang secara sekunder menyumbang Zn sehingga kadang tanaman tampak lebih hijau dan vigor, tanpa menjamin pemenuhan kebutuhan Zn tanaman.
DOSIS TARGENA 228 SC
| PENYAKIT & TANAMAN | DOSIS | INTERVAL |
|---|---|---|
Kanker jeruk
|
1–2 mL/L | 7–10 hari |
Hawar daun bakteri
|
1–2 mL/L | 7–10 hari |
Bercak daun bakteri
|
1–2 mL/L | 7–10 hari |
Busuk buah bakteri
|
1–2 mL/L | 7–10 hari |
PERINGATAN!!!
- Volume semprot 300-400L/Ha (atau menyesuaikan tingkat serangan penyakit).
- Interval/jarak waktu penyemprotan menyesuaikan tingkat serangan penyakit.
- Hentikan pemakaian jika serangan sudah berhenti.
- Hentikan pemakaian jika terjadi stress (daun menguning) pada tanaman.
CARA KERJA TARGENA 228 SC
Zink Tiazol (Zinc thiazol) menghambat kerja berbagai enzim penting dalam sel patogen / bakteri dengan mengganggu proses metabolisme dasar, sehingga pertumbuhannya terhenti dan patogen mati. Sifat utama: kontak.KEUNGGULAN TARGENA 228 SC
- Bekerja secara multisite dengan risiko resistensi sangat rendah
- Efektif sebagai fungisida pencegahan
- Spektrum pengendalian luas terhadap penyakit jamur
- Perlindungan merata pada permukaan tanaman
- Formulasi SC stabil dan mudah diaplikasikan
Sumber Gambar: https://www.facebook.com/FMC.Indonesia

Post a Comment