Fungisida ANTRACOL 70 WP - Bahan aktif, Manfaat, Dosis, Cara kerja, dan Keunggulan
![]() |
Serangan penyakit jamur pada tanaman hortikultura sering muncul secara tiba-tiba, terutama saat kondisi lingkungan lembap dan curah hujan tinggi. Pada fase awal pertumbuhan hingga pembentukan hasil, infeksi jamur dapat menurunkan kualitas dan kuantitas panen jika tidak dicegah sejak dini.
Oleh karena itu, penggunaan fungisida bersifat protektif menjadi langkah penting dalam strategi pengendalian penyakit tanaman. ANTRACOL 70 WP hadir sebagai fungisida dengan karakter kerja perlindungan awal yang membantu menekan perkembangan patogen sebelum infeksi meluas. Produk ini banyak digunakan pada berbagai komoditas pertanian untuk menjaga tanaman tetap sehat sejak awal pertumbuhan.
BAHAN AKTIF ANTRACOL 70 WP
MAFAAT ANTRACOL 70 WP
DOSIS ANTRACOL 70 WP
| Penyakit & Tanaman | DOSIS (g/L) | INTERVAL |
|---|---|---|
Hawar daun
|
5 | 7 hari |
Bercak daun
|
5 | 7 hari |
Antraknosa
|
5 | 5 – 7 hari |
Busuk daun
|
5 | 7 hari |
Embun bulu
|
5 | 5 – 7 hari |
Bercak ungu
|
5 | 7 hari |
Busuk buah
|
5 | 7 hari |
Karat daun
|
5 | 7 – 10 hari |
Kresek bakteri (pencegahan)
|
5 | 5 – 7 hari |
- Volume semprot 200L/Ha (12,5 Tangki 16 liter/Hektar lahan) atau ( 2,5 Tangki 16 liter/1/4 Bau) dan penyemprotan agak jalan cepat.
- Jika volume semprot 400L/Ha (25 tangki/Hektar) maka dosis dikurangi separuhnya.
- Volume semprot dan Interval/jarak waktu penyemprotan menyesuaikan tingkat serangan hama.
- Hentikan pemakaian jika serangan sudah berhenti.
- Hentikan pemakaian jika terjadi stress (daun menguning) pada tanaman.
CARA KERJA ANTRACOL 70 WP
- Menempel di permukaan tanaman setelah disemprotkan.
- Membentuk lapisan pelindung yang mencegah masuknya jamur.
- Menghambat perkecambahan spora jamur di permukaan tanaman.
- Mengganggu enzim penting jamur, sehingga pertumbuhannya terhenti.
- Mencegah infeksi dan penyebaran penyakit lebih lanjut.
KEUNGGULAN ANTRACOL 70 WP
- Spektrum luas – Efektif mengendalikan berbagai jenis jamur penyebab penyakit tanaman.
- Bersifat protektif – Melindungi tanaman sebelum jamur menyerang.
- Tidak mudah resisten – Karena cara kerjanya multi-situs (menghambat banyak enzim jamur sekaligus).
- Mengandung unsur seng (Zn) – Membantu pertumbuhan tanaman dan memperkuat daun.
- Aman jika digunakan sesuai dosis – Tidak bersifat sistemik, sehingga residu di dalam tanaman sangat rendah.
- Cocok untuk rotasi fungisida – Dapat digunakan bergantian dengan fungisida sistemik untuk mencegah resistensi.
Secara keseluruhan, ANTRACOL 70 WP dapat menjadi pilihan fungisida protektif dalam program pengendalian penyakit jamur pada tanaman hortikultura. Dengan karakter kerja yang berfokus pada pencegahan, produk ini cocok diaplikasikan sejak fase awal pertumbuhan tanaman, terutama pada kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan patogen.
Penggunaan ANTRACOL 70 WP secara tepat, sesuai dosis dan interval anjuran, dapat membantu menjaga kesehatan tanaman serta mengurangi risiko kerusakan akibat serangan penyakit jamur. Integrasi fungisida ini dengan praktik budidaya yang baik akan memberikan hasil pengendalian yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Posting Komentar