Cara Kerja Pestisida Sistemik: Pengertian, Mekanisme, dan Keunggulannya

Daftar Isi :
Pestisida sistemik merupakan salah satu jenis pestisida yang banyak digunakan dalam pertanian modern. Berbeda dengan pestisida kontak, pestisida sistemik bekerja dari dalam jaringan tanaman, sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh terhadap hama dan penyakit.

Artikel ini akan membahas cara kerja pestisida sistemik secara lengkap dan mudah dipahami, mulai dari proses penyerapan hingga efeknya terhadap hama dan patogen.

Apa Itu Pestisida Sistemik?

Pestisida sistemik adalah pestisida yang diserap oleh tanaman dan ditranslokasikan ke seluruh jaringan, baik melalui daun maupun akar. Setelah masuk ke dalam tanaman, bahan aktif akan bergerak melalui pembuluh xilem dan floem, sehingga dapat melindungi bagian tanaman yang tidak terkena semprotan secara langsung.

Cara Kerja Pestisida Sistemik pada Tanaman

1. Penyerapan oleh daun atau akar

Pestisida sistemik diaplikasikan melalui penyemprotan daun, penyiraman tanah, atau perlakuan benih. Setelah diaplikasikan, bahan aktif akan menembus kutikula daun atau diserap oleh akar, tergantung metode aplikasi dan sifat kimia bahan aktif.

2. Translokasi melalui pembuluh tanaman

Setelah diserap, bahan aktif akan bergerak di dalam jaringan tanaman:
  • Melalui xilem, bahan aktif bergerak ke atas mengikuti aliran air.
  • Melalui floem, bahan aktif dapat bergerak dua arah mengikuti aliran hasil fotosintesis.
Proses ini membuat pestisida sistemik tersebar merata ke berbagai bagian tanaman.

3. Distribusi ke seluruh jaringan tanaman

Karena bersifat sistemik, pestisida dapat mencapai daun muda, tunas baru, dan bagian tanaman yang tidak terkena semprotan langsung. Hal ini menjadikan pestisida sistemik sangat efektif untuk pengendalian jangka waktu tertentu.

4. Masuk ke tubuh hama dan patogen

Hama akan terpapar pestisida sistemik saat menghisap cairan tanaman dan/atau memakan jaringan tanaman yang sudah mengandung bahan aktif.

Sementara itu, patogen seperti jamur menyerap bahan aktif saat tumbuh di jaringan tanaman yang telah terproteksi/disemprot fungisida sistemik.

5. Mengganggu fungsi vital sasaran

Setelah masuk ke tubuh hama atau patogen, bahan aktif pestisida bekerja sesuai mekanisme kerjanya, seperti:
  • Menghambat respirasi sel,
  • Mengganggu sistem saraf,
  • Menghambat pembentukan dinding sel,
  • Menghentikan metabolisme penting.
Atau sesuai dengan golongan cara kerja pestisida tersebut masing-masing. Akibatnya, pertumbuhan terganggu dan organisme sasaran akhirnya mati.

Keunggulan Pestisida Sistemik

Beberapa keunggulan pestisida sistemik antara lain:
  • Bekerja dari dalam jaringan tanaman.
  • Tidak mudah tercuci oleh hujan.
  • Melindungi jaringan tanaman baru.
  • Efektif untuk hama penghisap dan penyakit internal.

Kesimpulan

Pestisida sistemik bekerja dengan cara diserap oleh tanaman, ditranslokasikan ke seluruh jaringan, lalu masuk ke tubuh hama atau patogen saat mereka menyerang tanaman. Mekanisme ini membuat pestisida sistemik menjadi pilihan efektif untuk perlindungan tanaman yang lebih optimal.

Post a Comment